Senin, 06 Oktober 2014

Rindu Ayah




kisah seorang anak bernama yono memiliki keluarga yang hanya tinggal di gubuk tua bersama satu adiknya dengan Ibunya yang hanya seorang tukang cuci tanpa seorang ayah dimana yono sangat  merindukan ayahnya karena meninggal karena sakit, Yono sebagai kepala keluarga yang mengantikan ayahnya harus mencari nafkah

Saat yono akan pergi bekerja dan berkemas dimana yono masih kelas 2 SMA dan juga bekerja sebagai pedagang Rokok, lalu yono berpikir

 " alangkah rindunya diriku dengan ayahanda dan bahagianya hidup kalau sang ayahanda masih hidup mungkin hidup keluarga kami tidak akan seperti ini"

Begitu sangat merindukan ayah nya sangat ingin sekali bertemu ayahnya.

Sambil mengingat kenanggan bersama ayahnya...sang ibu pun mendekati yono  yang sedang melamun.

"Yono kenapa nak..?? sedang memikirkan apa nak?? sang ibu bertanya



yono pun menjawab "Ah tidak bu.. saya sedang memikirkan ayah bu... seandainya ayah masih hidup mungkin kehidupan kita tidak seperti ini bu yang tinggal di gubuk tua dan adik pun pasti bisa hidup lebih baik dan saya pun tidak akan kerja sebagai pedagang rokok bu"

Ibu yono pun berkata kepada Yono " tidak apa yono mungkin ini lah kehidupan, sudah takdir dari tuhan ayah pergi mendahului kita, ayah pergi  ada hikmah nya buat keluarga kita, mungkin dengan kepergian ayah dapat menguatkan kita sebagai keluarga agar selalu dekat satu sama lain, dan juga akan membuat yono selalu kuat meghadapi kehidupan tanpa seorang ayah, dengan begitu yono bisa kuat dan mampu membuktikan walau tanpa seorang ayah yono bisa sukses dan bisa membanggakan ibu"

setelah mendenganr kata-kata dari ibu yono pun merasakan semangatnya untuk terus berusaha dan tetap semangat untuk menjalani kehidupanya, dan pergilah yono untuk bekerja

" Ibu yono pergi dulu..doain Yono biar bisa membanggakan Ibu"


Dalam kisah tadi saya menceritakan betapa penting nya keluarga walau tanpa seorang ayah, kita tetap harus menjalani kehidupan tetap harus kedepan dan tidak melihat masa lalu..karna masa lalu hanyalah tinggal kenangan yang tidak bisa kita ubah lagi.hanya masa depan lah yang bisa kita rubah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar